Pergi
Batas Senja... sini kau kuceritai, tahun ini aku minum segelas susu coklat dan melongokmu sendirian ia tak menjawab tanyaku. ia menghindariku... ia mulai lupa, dan aku lupa untuk melupa... ia tak rindu, dan aku rindu tapi pura-pura tidak. supaya apa? supaya dia mencariku. tapi ia tak datang dalam impian dan langkah. Jika tak menujumu saat ini adalah yang paling baik untuk tidak menjatuhkan dirimu di hadapan Tuhan aku pergi... Bersama debu-debu rinduku yang selalu mampir ku tinggalkan hal-hal yang mengenang walau kita tak pernah punya kenang nanti jika jarum jam menunjuk waktu dan memilih ketapatan dan ketetapan dan bukan aku... akan kuceritakan pada pendampingku kelak bahwa pernah ada seseorang yang halus tutur katanya, perilakunya pernah mengisi kekosonganku. mengerti adalah hal yang paling mudah untuk dilakukan walau yang peling mengerti adalah yang paling terluka. kukemasi luka-luka tak berdarah ku tinggalkan ditepi jalan, sama seperti tepian jalan yang pernah kit...