Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

P.a.t.a.h

Gambar
Ranukumbolo, 29 Oktober 2017 aku berkhayal kembali, menantang waktu  membunuh rindu, mengarungi samudra harapan... sebuah kata minta maafmu menyakitiku seolah semua yang kau katakan tak punya maksud menyanjungku atau membuatku menunggumu... Tapi kucoba hibur diriku untuk tetap tegar, kalau Tuhan berkata iya maka bukan bunga yang akan menghampiri kumbang... maka semoga bisikan namamu karena rindu,  yang menghambur pada bintang-bintang malam kemarin di bawah semesta dan kedap-kedip angkasa  sampai tepat waktu padamu... katanya jika kamu mencintai tapi terluka itu bukan cinta tapi aku remuk, aku tersedu memintamu pada Tuhan  sedang kau masih jadi batu, tak bergeming Maka sekali lagi aku patah...

Nyai Ontosoroh dan Emansipasi perempuan

Gambar
Seorang perempuan berkebaya, tanpa alas kaki.... Nyai Ontosoroh...  Seorang perempuan pribumi yang dijual sebagai gundik oleh orangtuanya sendiri, dia dijual kepada seorang Tuan berkebangsaan Eropa bernama Herman Mellema. saat menjadi gundik Tuannya dia belajar banyak tentang baca, tulis, bahasa belanda, bahasa melayu, seni dan sastra serta administrasi dan manajemen perkantoran. Sejak ia dijual ia memutus segala hubungan keluarga dengan ayah dan ibunya, baginya ayahnya yang seorang mata duitan tak terhormat menjadi seorang ayah, dan ibunya perempuan yang hanya bisa menangis dan tak bisa melawan ayahnya juga diputus hubungannya. Nyai Ontosoroh seorang pribumi tetapi memiliki jiwa Eropa, seorang jawa yang bernama asli Sanikem.  Suatu hari badai rumahtangga menghampiri keluarganya, sejak ia dikhianati oleh Tuannya dan ditinggal pergi, ia membesarkan sendiri perusahaannya. dia mengelurakan Annelies dari sekolah dan mengajarinya sendiri baca-tulis dan cara me...

Rindu Itu Luka

Gambar
Semanggi berdaun tiga hati Teruntuk  Mas Wondo Ketika aku jatuh tersandung padamu, dan saat aku menyatakan rasa padamu, kamu menjawab lebih baik jika berteman saja. kau tau rasanya dunia runtuh di kepala ku, kau tau berapa lama aku menyiksa diriku dengan menangisimu?, pertama kali aku begini menyatakan sesuatu yang bodoh. meskipun begitu aku selalu mencoba untuk bersikap sportif padamu. mencoba bersikap seperti tak pernah ada apa-apa yang terjadi.  Aku tak pernah ingin mendahului takdir, tetapi setiap aku meminta agar hatiku beku dan keras kepadamu, Allah tetap menginginkanku membisikkan namamu pada lantai bumi dan atap langit. mendoakan kebaikanmu dan meminta Allah melembutkan hatimu untukku.  itu adalah jawaban kenapa aku tak pernah menyerah menghadapimu... itu lah setiap aku ingin pergi Allah selalu menghendaki namamu ada dalam barisan tirakatku... aku merasa kau tak pernah sungguh-sungguh untuk mengusirku dari hidupmu, aku merasa kau ada mas, k...

Bagaimana Hatiku dapat Terketuk oleh Mu

Gambar
Gusti aku takut jika Engkau tugaskan Izrail menemuiki sedang aku masih sibuk sibuk tepat waktu menemui sesamaku sibuk ingin dianggap baik oleh temanku dunia bagai surgaku, sedang solatku adalah sekedarnya sedang aku menemuimu masih memikirkan ketakutan dunia malu aku malu heuheuheu... Perintah-Mu hanya peraturan biasa yang bisa dilanggar dalam kitab-Mu Engkau menuliskan "Aku akan memberikan hidayah kepada hamba-hambaKu yang Ku kehendaki" apakah aku belum Engkau kehendaki? bagaimana aku menemukan hidayah itu? apakah ia (hidayah) yang akan menemukanku? Gusti bagaiamana ini??? aku buntu, aku tak tau jalan menemui Mu tanpa membawa duniaku apa aku perlu mengulang syahadatku kembali untukMu Gusti? dimana aku menemukan kenyamanan dalam menemuiMu? bukankah semua ini kebutuhan? jika hambamu selain manusia yang tak punya akal bisa tunduk mengapa aku kaum yang berpikir tak tunduk dan melalaikan panggilanMu

Asing dan Bingung

Gambar
Kemarin aku tak sengaja menengokmu Senang rasanya  setelah sekian lama Tanpa temu Aku melihat dirimu yang kesal Belum sempat aku menyapa dan bertanya Aku sudah terbangun kembali... // Asing Kota ini terasa semakin asing Ketika rumput-rumput harapan kau babat Hanya tinggal akhir yang dinanti Ketika kau memilih pergi // Bingung Bung! Aku bingung Bung! Aku bingung Aku kau buang?

Tanpa SENJA

Gambar
Senja di Pantai Gili Labak, Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat Sumber foto: Lugas Setiadji M. Senja… Resonansi warna yang tiada tara Kemarin sore aku lihat dia hanya diam menunggumu Ketika hujan memendungkan langit dia juga cuma bengong Aku pesan cahaya ke oren-orenan itu agar sore menjadi menyenangkan di matamu Tapi katamu aku tak perlu repot-repot Tapi kataku ini terakhir aku ingin bersamamu Setelah kau bilang aku tak perlu mengikutimu lagi BUKAN!!! Katamu bukan, aku tak boleh suka dengan akhir Masih ada pesta yang belum usai untuk dinikmati Aku berlalu tapi kau biarkan Sampai langit jadi malam kemudian sore kembali Aku tak pernah menikmati senja denganmu dan sampai cakrawala berbeda dengan bumantara kau tak pernah menunjukkan bagaimana senja terakhir harus berakhir