Tanpa SENJA

Senja di Pantai Gili Labak, Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat
Sumber foto: Lugas Setiadji M.

Senja…
Resonansi warna yang tiada tara
Kemarin sore aku lihat dia hanya diam menunggumu
Ketika hujan memendungkan langit dia juga cuma bengong
Aku pesan cahaya ke oren-orenan itu agar sore menjadi menyenangkan di matamu
Tapi katamu aku tak perlu repot-repot
Tapi kataku ini terakhir aku ingin bersamamu
Setelah kau bilang aku tak perlu mengikutimu lagi
BUKAN!!!
Katamu bukan, aku tak boleh suka dengan akhir
Masih ada pesta yang belum usai untuk dinikmati
Aku berlalu tapi kau biarkan
Sampai langit jadi malam kemudian sore kembali
Aku tak pernah menikmati senja denganmu

dan sampai cakrawala berbeda dengan bumantara kau tak pernah menunjukkan bagaimana senja terakhir harus berakhir

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Origami

Wiranggaleng. Arus Balik. Pramoedya Ananta

Takdir yang Setengah Romantis (Cerpen)