Bagaimana Hatiku dapat Terketuk oleh Mu
Gusti
aku takut jika Engkau tugaskan Izrail menemuiki
sedang aku masih sibuk
sibuk tepat waktu menemui sesamaku
sibuk ingin dianggap baik oleh temanku
dunia bagai surgaku, sedang solatku adalah sekedarnya
sedang aku menemuimu masih memikirkan ketakutan dunia
malu aku malu
heuheuheu...
Perintah-Mu hanya peraturan biasa yang bisa dilanggar
dalam kitab-Mu Engkau menuliskan "Aku akan memberikan hidayah kepada hamba-hambaKu yang Ku kehendaki"
apakah aku belum Engkau kehendaki?
bagaimana aku menemukan hidayah itu?
apakah ia (hidayah) yang akan menemukanku?
Gusti bagaiamana ini???
aku buntu,
aku tak tau jalan menemui Mu tanpa membawa duniaku
apa aku perlu mengulang syahadatku kembali untukMu Gusti?
dimana aku menemukan kenyamanan dalam menemuiMu?
bukankah semua ini kebutuhan?
jika hambamu selain manusia yang tak punya akal bisa tunduk
mengapa aku kaum yang berpikir tak tunduk dan melalaikan panggilanMu

Komentar
Posting Komentar