Sang Perayu bilang Cemburu
Aku bukan Pidi Baiq yang bisa nulis proklamasi cinta ala Dilan untuk Milea, Aku bukan Sapardi Djoko Damono yang ingin mencintaimu dengan sederhana lewat cinta si Sarwono kepada Pinkan dan Aku bukan Seno Gumira Ajidarma yang mengisahkan Sukab yang rela memotong senja untuk Alina, berjuang untuk menghadiahkanmu sepotong senja... Aku cuma basa basi yang kemakan waktu kebanyakan teoritik tanpa praktik Lalu.. dengan nama apa engkau akan ku panggil? kekasih, sayang atau cintaku? atau malah harapanku? aku bahkan tak berani bilang begitu sebenarnya sejak tadi pagi ku kobarkan api cemburu pada dia dan dia yang merajai disekitarmu sore hari kucoba redam amarahku, membierkanmu beradu keelokan senja yang lainnya mana mungkin aku bilang padamu kalau aku ingin, selalu diajak bicara dimintai tolong, dibonceng kesana kemari ingin sih, tapi berani pun aku tidak pingin, tapi aku lebih memilih diam saja. Enak begini kan, aku jadi tidak canggung tidak kebanyakan bawa perasaan tid...