Rencana Kelana


Ranukumbolo, 29 Oktober 2017
                             
Ruangan 2 kali 3 ini tempatku menyusun segalanya
menyusun rencana pengembaraan
menyusun asa dalam perjalanan panjang mengikuti kehendakku...
ku tulis ku susun rapi dalam buku mimpi

kelana yang panjang kubuat saat sepiku menggrogoti,
saat dibenakmu tak ada lagi jalan, ketika pintu-pintu lintasan kau tutup
kubuat saat aku hendak lari dari kecewa dan cahaya semu yang ku beri nama harapan

Ribuan rencana dalam otakku membayang, hidup bersama denganmu salah satunya,
bukan lagi soal harapan tapi kehidupan sesungguhnya...
aku percaya Takdir, tapi aku tak bisa berhenti bertanya,
sebehagia apa aku jika bukan kau yang kutemui dan menemaniku
atau sesedih apa aku jika yang kau temui bukan aku dalam pengembaraan belantara kehidupan?
pertanyaan mengganggu itu, selalu kubawa dalam kelana...

ingin kutapaki sejauh mungkin kelanaku mengitari bumi,
menembus kutub sampai aku menemukan diriku sendiri juga menemukan mu,
seorang laki-laki yang tidak akan pergi, saat aku mencintaimu...


Ku tulis ulang dan ku sadur dari tulisan Imran Ahmad ber judul Kelana...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Origami

Wiranggaleng. Arus Balik. Pramoedya Ananta

Takdir yang Setengah Romantis (Cerpen)