AKSI DAMAI KPI dan LSM PEREMPUAN

Minggu, 30 Oktober 2016
Hari ini pertama kalinya saya mengikuti aksi, walaupun saya seorang aktivis tapi ini pertama kalinya. Aksi damai kali ini bekerjasama dengan KPI (Koalisi Perempuan Indonesia) cabang Malang, dalam rangka menyambut hari kesehatan Nasional yang akan jatuh tanggal 12 November 2016, aksi ini dilakukan di CFD Ijen Kota Malang. Aksi kali ini membagikan bunga, pamphlet dan juga dukungan melalui penandatanganan dikain mori. Aksi kali ini mengangkat tema tentang “Mewujudkan Jaminan Kesehatan Nasional Sebagai Bentuk Perlindungan Sosial Yang Inklusif, Transformatif, Dan Adil Gender”. Disini kami membuka posko informasi BPJS dan advokasi BPJS. KPI merupakan sebuah organisasi yang bergerak untuk melindungi hak-hak perempuan dari kekerasan, human tracfiking, pengentasan kemiskinan dan permasalahan lingkungan hidup. Tentunya KPI tidak sendirian karena mengundang teman-teman dari berbagai LSM dan organisasi ekstra kampus. Menurut UU Kesehatan No. 36 Tahun 2009 yang menyatakan bahwa setiap orang berhak atas kesehatan, kemudian pada pasal 19 dijelaskan bahwa pemerintah bertanggung jawab penuh atas ketersediaan segala bentuk upaya kesehatan yang bermutu, aman, efisien, dan terjangkau. Dalam hal ini pemerintah harus memenuhi hak-hak kesehatan seluruh warga negaranya tidak terkecuali perempuan.


BPJS merupakan badan yang mengurusi jaminan kesehatan yang mana proses penggunaan BPJS adalah dengan membayar premi setiap bulannya sesuai dengan kemampuan setiap individu penggunanya. Saat kami mencoba memberikan informasi ada beberapa kasus atau permasalahan mengenai BPJS diantara lainnya adalah mutasi BPJS dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya yang seharusnya dalam waktu kurang dari satu minggu bisa selesai tetapi sampai berbulan-bulan belum bisa dirampungkan, kemudian tidak semua permasalahan pindah daerah BPJS yang seharusnya pengurusannya lebih mudah dipersulit. Tetapi dari semua yang datang keposko kami memberikan tanggapan positif tentang BPJS, tapi dihari itu kami malah mendapat tanggapan negative dari satpol PP menurut mereka agenda kami membuat kumuh jalanan CFD (Car Free Day) di Ijen. Alahasil posko kami dibongkar oleh Satpol PP.
Tapi buat saya itu adalah pengalaman yang mengasyikan, selagi kita bermanfaat untuk orang lain kenapa tidak? ;-)
walaupun hari ini hanya sedikit LSM yang datang paling tidak AKSI hari itu sukses, dan tunggu saya di KPI, kemarin ingin ikut diklatnya tapi terhalang oleh magang jadi tidak bisa ikut. doakan untuk bisa bergabung dengan KPI. 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Origami

Wiranggaleng. Arus Balik. Pramoedya Ananta

Takdir yang Setengah Romantis (Cerpen)